Senin, 21 Oktober 2013
A.MACAM-MACAM KENDARAAN
Kendaraan debaser ini sangat bervariasi,mulai dari ukuran kecil sampai ukuran yang besar.Secara umum didefinisikan bahwa kendaraan adalah salah satu alat transportasi yang digunakan untuk memobilisasi penumpang.Dalam penggunaannya,kendaraan tidak hanya digunakan untuk mengangkut penumpang/orang,tetapi juga mengangkut barang,seperti Sembilan bahan pokok,kayu batangan,hasil tambang dan lain-lain.
Perkembangan,baik ukuran maupun kemampuannya berkembang sangat ccepat.Dahulu kecepatan kendaraan relative lambat dengan daya angkut kecil.Sekarang telah banyak beroprasikendaraan dengan daya angkut ratusan ton dan mempunyai kecepatan tinggi.
Berdasarkan penggunaannya,kendaraan dapat diklasifikasikan menjadi kendaraan penumpang,kendaraan niaga dan kendaraann pertambangan.Pengelompokan ini hanyalah bersipat umum,sebab masih masih banyak kendaraan yang tidak masuk dalam pengelompokan ini,misalnya kereta api,kapal laut,kendaraan sport,dan lain-lain.
Penggerak kendaraan(motor)dewasa ini umumnya menggunakan motor diesel dan motor bensin.Bahan bakar gas sudah mulai banyak digunakan,baik untuk penggerak kendaraan penumpang maupunkebutuhan industri.
Kendaraan penumpang digunakan untuk memobilisasi orang/penumpang.Kendaraan yang masuk dalam kelompok ini antara lain:sedan,mini-bus,wagon dan lain-lain.
B.BAGIAN UTAMA KENDARAAN
Kendaraan,agar dapat dan layak beroprasi,pada dasarnya terdiri dari beberapa unit utama yang membentuk suatu sistem.Sistem inilah yang memungkinkan kendaraan beroprasi sesuai dengan ketentuan /undang-undang yang berlaku.
Bagian utama kendaraan terdiri dari:
1.Motor/Engine
Secara umum motor berfungsi sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan/mengoprasikan kendaraan.Motor yang digunakan adalah motor type pembakaran dalam(internal combustion engine)yang menggunakan solar atau bensin sebagai bahan bakar.
2.Kelistrikan Kendaraan
Kelistrikan kendaraan adalah seluruh rangkaian kelistrikan yang ada pada kendaraan.Kelistrikan kendaraan berfungsi sebagai pendukung unjuk kerja kendaraan,yang mencakup kelistrikan body,seperti system penerangan lampu panel/indicator dan kelengkapan kelistrikan lainnya(assesories).
3.Chasis
Chasis berfungsi sebagai dudukan(penempatan)seluruh komponen yang membentuk kendaraan serta mengontrol jalannya kendaraan.
CHASIS TERDIRI DARI BEBERAPA UNIT,YAITU:
a.rangka
Rangka berfungsi sebagai dudukan/penempatan seluruh bagian kendaraan,seperti engine,badan kendaraan,system kelistrikan,unit pengendali,dan lain-lain.
b.pemindah tenaga(power train)
Pemindah tenaga berfungsi untuk memindahkan tenaga motor ke roda.Dalam prosesnya,pemindah tenaga memerlukan peningkatan daya dan merubah arah putaran putaran motor sehingga sesuai dengan arah perputaran roda.
c.kemudi
Kemudi berfungsi untuk mengarahkan jalannya kendaraan.Pengendalian arah kendaraan dilakukaan dengan mengatur posisi roda.Umumnya kendaraan menggunakan roda depan sebagai penentu arah kendaraan.Pada kendaraan jenis tertentu(fork-lift)menggunakan roda belakang sebagai pengendali arah kendaraan.
d.suspensi
Suspensi berfungsi untuk mengurangi getaran yang terjadi pada kendaraan,terutama pada saat kendaraan beroprasi pada jalan yang ttidak rata.Suspensi terdiri dari pegas dan peredam kejut.
e.rem
Secara umum rem berfungsi untuk memperlambat jalannya kendaraan.Rem tidak berfungsi untuk menghentikan kendaraan.Pengoprasian rem dapat dilakukan secara mekanik,hidrolik,pneumatic atau kombinasi ketiganya.
4.Bodi
Secara umum,bodi berfungsi untuk pembentukan ruang yang layak pada kendaraan.Secara khusus,bodi juga berfungsi sebagai pelindung dan untuk memperindah tampilan kendaraanI(dekoratif).Komponen bodi mencakup rangka bodi lapisan luar dan lapisan dalam.
BAGIAN UTAMA MOTOR MENCAKUP:
1.Blok Silinder
Blok silinder adalah salah satu kompoen motor yang paling besar.Komponen-komponen motor lainnya sebagian besar dipasang pada blok silinder.Seprti namanya,pada dasarnya terbuat dari balok logam tuang,umumnya besi tuang,tetapi ada juga yang terbuat dari aluminium tuang.Blok silinder mempunyai lubang yang presisi tempat piston bekerja.Bagian bawah blok disebut juga “crankcase”,mempunyai dudukan bantalan untuk penempatan poros engkol.Bagian silinder dikelilingi oleh mantel pendingin(water jacket)yaitu saluran air pendingin.
2.Kepala Silinder
Kepala silinder terbuat dari besi tuang atau campuran aluminium.Kepala silinder dibaut ke bagian atas blok silinder sehingga benar-benar rapat dengan silinder.Pada kepala silinder terdapat ruang bakar,dimana gas campuran udara dan bahan bakar dibakar.Kepala silinder mempunyai lubang saluran masuk dan saluran buang.Katup masuk mengatur pemasukan gas bahan bakar ke dalam silinder dan katup buang mengeluarkan gas bekas hasil pembakaran.
3.Poros Engkol
Poros engkol di tempatkan pada bantalan dan diikat pada bagian bawah blok silinder(crankcase).Poros engkol bersama-sama dengan batang penghubung(connecting rod)mengubah gerak lurus pisto menjadi gerak putar pada poros engkol.Poros engkol mempunyai dua jenis bantalan,yaitu bantalan tetap dan bantalan putar.
4.Roda Penerus(fly wheel)
Roda penerus tebuat dari besi tuang yang kuat,dihubungkan di salah Satu ujung poros engkol.
Roda penerus mengurangi getaran mesin dengan cara mempehalus daya yang dihasilkan piston.Pada saat langkah usaha,roda penerus menerima gaya putar yang besar ,daya yang besar ini dimamfaatkan untik menggerakkan piston pada ketigan langkah lainnya(buang,isap,dan kompresi)dengan demikian putaran mesin menjadi lebih halus.Semakin banyak jumlah silinder,roda penerus akan semakin ringan/kecil.Roda penerus dilengkapi/dipasang roda gigi,sehingga memungkinkan motor di hidupkan dengan menggunakan motor starter.
5.Panci Oli(Oil Pan/Carter)
Panci oli diikat ke bagian bawah blok silinder,sehingga dapat menutupi poros engkol.Panci oli juga sebagai wadah pelumas untuk pelumasan seluruh komponen motor.
6.Piston dan Batang Penghubung
Piston dan kelengkapannya berfungsi untuk meneruskan tenaga hasil pembakaran.Selain itu juga bersama kepala silinder mebntuk ruang bakar.Piston dalam kerjanya menerima panas dan perubahan temperature yang sangat tinggi,oleh sebab itu piston dibuat dari bahan yang tahan terhadap kondisi ini.
Motor bensin umumnya menggunakan bahan campuran alumunium(alumunium alloy).Piston dilengkapi dengan dua jenis ring yaitu ring kompresi dan ring oli.Ring kompresi sebagai perapat untuk mencegah kebocoran gas,teruama saat pembakaran.Ring minyak berfungsi untuk mengendalikan pelumasan dinding silinder dan piston serta kelengkapannya.Bagian bawah batang penghubung mempunyai ujung yang dapat dilepas yang digunakan untuk mengikat batang penghubung dengan poros engkol,bagian atas dilengkapi dengan lubang pasak sebagai dudukan piston.
7.Poros Bubungan dan Katup
Poros bubungan dan mekanisme katup berfungsi untuk membuka dan menutup katup pada saat yang tepat.Poros bubungan digerakkan oleh poros engkol dengan perbandingan putaran 1:2,dengan perantara roda gigi atau rantai/sabuk.
8.Tutup Kepala Silinder
Tutup kepala silinder di pasang di atas katup,di bagian atas kepala silinder.Ini berfungsi untuk menutupi mekanisme katup,sehingga komponen katup tidak berhubungan dngan kotoran dan pelumas tidak terbuang.
9.Rantai Timing dan Pulley
Rantai timing dan pulley menggerakkan poros bubungan setengah dari putaran poros engkol(putaran motor).Penggerak timing dewasa ini banyak menggunakan sabuk (belt)namun masih ada yang menggunakan rantai atau roda gigi.
10.Gasket,Seal,dan lain-lain
Untuk mencegah kebocoran fluida(oli dan air)pada motor,digunakan gasket dan seal.secara umum gasket dan seal disebut “perapat”.Gasket digunakan untuk mencegah kebocoran pada sambungan yang tidak bergarak(statis),contohnya antara kepala silinder dan blok silinder,pompa pendingin dan blok silinder dan lain-lain.Seal digunakan untuk mencegah kebocoran pada komponen yang bergerak atau berputar,contohnya antara poros engkol dan blok silinder,pada pompa air dan lain-lain.Untuk dapat merakit satu unit engine diperlukan komponen lain,seperti mur,baut,ring,spacer,dudukan,penahan pegas,dan lain-lain.Komponen-komponen kecil inilah yang membentuk satu kesatuan motor
C.SISTEM-SISTEM PADA MOTOR
Motor tidak dapat berfungsi hanya dengan kelengkapan-kelengkapan yang sudah dijelaskan sebelumnya.Diperlukan dukungan kelengkapan lain untuk dapat mempertahankan kerja motor dan layak beroprasi.
1.Sistem Starter
Motor listrik digunakan untuk memutar awal motor melalui roda penerus dan poros engkol.Sistem sararter terdiri dari motor listrik dan penggerak.Penggerak mempunyai roda gigi kecil yang akan berhubungan dengan roda gigi penerus pada saat diputar.Energi diperoleh dari batere.Kelengkapan ini adalah kelengkapan pengendali seperti kinci kontak dan lain-lain.
2.Sistem Bahan Bakar
Ada 4 jenis system bahan bakar yang digunakan pada bidang otomotif.
a. sistem karburator untuk motor bensin
b. sistem injeksi bahan bakar untuk motor bensin
c. sistem bahan system yang menggunakan bahan bakargas cair(LPG.Liquid Petroleum Gas)atau gas alam untuk kendaraan(NGV.Natural Gas For Vichicles).
Seluruh system di atas tidak sama.Namun secara umum semuanya mempunyai kesamaan,yaitu memiliki tangki bahan bakar,dan cara mensuplai bahan bakar ,yaitu mencapur bahan bakar dan udara dengan campuran yang tepat sehinga dapat terbakar di dalam ruang bakar.
3.Sistem Pengpian
Motor bensin dan motor dengan bahan bakar gas mempunyai system pengapian.Sistem ini diperlukan untuk membentuk percikan bunga api yang akan membakar bahan bakar di ruang bakar.Oleh sebab itu,motor bensin disebut juga motor dengan penyalaan busi(spark ignition engine).Hal ini yang membedakan motor bensin dengan motor diesel,motor diesel tidak memerlukan penyalaan busi melainkan dengan penyalaan kompresi(compression engine).Pembakaran pada motor diesel terjadi pada saat bahan bakar disemprotkan ke dalam silinder.Temperatur udara yang dikompresi di dalam silinder menjadi tinggi ,cukup panas untuk membakar bahan bakar yang disemprotkan injector.
4.Sistem Pendingin
Motor ,sewaktu beroprasi,menghasilkan panas yang cukup tinggi,akibat pembakaran campuran udara dan bahan bakar.Sebaagian panas yang dihasilkan digunakan sebagai daya penggerak(output motor),saebagian didistribusikan ke komponen-komponen motor dan sebagian lagi terbuang bersama gas bekas.Panas yang diterims oleh komponen motor cukup tinggi,sehingga dapat merusak motor,oleh sebab itu panas yang diterima oleh komponen harus dikurangi.Sistem pendingin berfungsi mengurangi panas yang diterima motor.Namun dalam kerjanya,system pendingin tidak hanya menyerap panas motor,tetapi juga menjaga suhu motor agar tetap stabil pada tingkat yang telah ditentukan.
Pada system pendingin yang menggunakan media air,pendingin dilakukan dengan mensirkulasikan air melalui saluran-saluran(water jacket)yang terdapat di dalam motor.pada system yang menggunakan udara,pendingin dilakukan dengan mensirkulasikan udara melalui sirip-sirip pendingin.
5.Sistem Pelumasan
Sistim pelumasan motor terdiri dari pompa oli,pipa-pipa,saringan oli serta salururan-saluran didalam motor.Oli dari panci minyak disalurkan melalui saluran-saluran ke seluruh komponen motor yang dialirkan dengan menggunakan pompa.Pelumasan ini tidak hanya mengurangi gesekan tetapi juga mencegahkeausan dan mengurangi panas komponen.
6.Sistem Pemasukan Udara
Sitem pemasukan udara berfungsi untuk menyediakan udara bersih dan menyalurkan ke dalam silinder motor.Pada motor bensin yang di suplai adalah campuran bahan bakar dan udara,sedang pada motor diesel hanya udara bersih.
7.Sistem Pembuangan Gas Bekas
System pembuangan gas bekas berfungsi untuk menyalurkan gas bekas(hasil pembakaran) keluar silinder motor dan sekaligus mengurangi kebisingan.Sistem ini terdiri dari saluran buanpipa buang dan peredam.Pada motor yang mengunakan bahan bakar yang tidak mengandung timah dilengkapi dengan katalik converter(catalytic converter).
8.Pistem Pengisian
Alternator digerakkan oleh motor.Alternator mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listriK.Batrai mensuplai kebutuhan listrik untuk motor starter dan system pengapian pada saat”start”,tetapi setelah engine hidup,alternator akan mensuplai seluruh kebutuhan listrik kendaraan serta mengisi kembali(mengganti)arus batrai yang terpakai pada saat start.
B.PENGERTIAN MOTOR DAN PERINSIP PENGUBAH TENAGA
Motor yang digunakan pada kendaraan adalah jenis motor pembakaran dalam.Yang dimaksud dengan pembakaran dalam ialah proses pembakaran bahan bakar terjadi didalam unit motor.Pada dasarnya motor merupakan wadah terjadinya proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar.Campuran bahan bakar ini memuai dangan cepat pada saat terbakar dan memberikan dampak dorongan.Dorongan ini digunakan untuk menggerakkan komponen-komponen motor untuk menggerakkan mesin/kendaraan.
Agar motor dapat beroprasi dengan baik,diperlukan kelengkapan-kelengkapan pendukung,seperti dijelaskan berikut:
1.Udara,Bahan Bakar,dan Pembakaran
Udara,bahan bakar,dan pembakaran panas diperlukan untuk menghasilkan energy panas pada motor.Unsur oksigen yang terdapat dalam udara diperlukan untuk membakar bahan bakar.
Udara mempunyai dua sifat yang dapat dimampaatkan untuk proses pembakaran,yaitu:
a. Udara dapat dimampaatkan.
b. Suhu udara akan naik bila dimampaatkan.
Agar campuran dapat terbakar dengan mudah,udara dan bahan bakar harus bercampur secara merata(homogen).Inilah sebabnya mengapa bahan bakar perlu dikabutkan(dengan karburator atau injector),sebelum dilakukan pembakaran.Kecepatan proses pembakaran perlu untuk memperoleh gaya dorong yang besar pada motor.Namun perlu diingat,proses pembakaran yang terlalu cepat dapat merusak motor.
2.Gerak Bolak-balik dan Gerak Putar
Untuk meneruskan daya dorong hasil pembakaran,motor memerlukan dua jenis gerakan yaitu,gerak bolak-balik(reciprocating)dan gerak putar(rotary).Gerak bolak-balik terjadi pada piston dan gerak putar
terjadi pada poros engkol.
Untuk merubah gerak bolak-balik menjadi gerak putar diperlukan beberapa komponen yaitu silinder,piston,batang penghubung,poros engkol dan bantalan duduk.Agar perubahan gerak dapat terjadi,proses engkol dibuat tidak satu sumbu,sehingga poros akan”mengayun”pada saat berputar.
3.PemampatanCampuran Udara dan Bahan Bakar
Pada motor bensin,panas maksimum hasil pembakaran akan diperoleh pada komposisi campuran 15:1(mengacu kepada berat,bukan volume).Bila perbandingan ini dalam satuan volume,maka diperlukan kira-kira 34.000 liter udara untuk dapat membakar 4 liter bahan bakar(bensin).Agar pembakaran dapat terjadi sesuai dengan yang diinginkan maka campuran ini harus dimampatkan.Perbandingan kompresi memberikan petunjuk berapa besar pemampatan yang terjadi pada suatu motor.
4.Siklus Kerja
Agar motor dapat bekerja,ada beberapa gerakan(siklus)yang harus dipenuhi,yaitu:
a. Mengisi silinder dengan campuran yang dapat dibakar.
b. Memampatkan campuran
c. Membakar campuran sehingga menghasilkan pemuaian dan menghasilkan tenaga.
d. Membuang gas bekas pembakaran didalam ruang silinder.
Keempat proses diatas biasanya disebut:
a. Langkah isap/masuk
b. Langkah kompresi
c. Langkah usaha
d. langkah buang
Unutk menghasilkan daya yang berkesinambungan,motor harus mampu mengulang seluruh siklus/langkah secara terus menerus.Satu rangkaian utuh dari ke-4 langkah tersrbut diatas disebut siklus.Sebagian besar motor menggunakan motor siklus 2 langkah dan motor siklus 4 langkah.
a. Motor siklus 2 langkah:memerlukan 2 kali gerakan piston,sekali naik dan sekali turun,untuk dapat melakukan satu rangkaian utuh(Usaha).
b. Motor siklus 4 langkah:memerlukan 4 kali pergerakan piston,dua kali naik dan dua kali turun(Usaha).
E.JENIS MOTOR
Untuk menentukan jenis motor,walaupun sangat bervariasi,tidaklah sesulit yang dibayangkan.
Jenis-jenis motor dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa criteria:
1.Siklus Kerja
Berdasarkan siklus kerja,motor dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok,yaitu:
a. Motor siklus dua langkah
b. Motor siklus empat langkah,dan
c. Motor Rotary Wankel
2.Susunan Silinder
Berdasaarkan susunan silinder,motor dapat dikelompokkan menjadi:
a. Segaris(In-Line)
b. Jenis V(V-Type)
c. Bertolak belakang(Opposed Type)
d. Bintang(Star)
Motor jenis segaris,V dan bertolak belakang umumnya digunakan sebagai penggerak kendaraan,sedang bentuk bintang digunakan pada pesawat terbang.
3.Pembentukan Campuran
Dalam kelompok ini ada dua jenis motor yaitu:
a. Menggunakan karburator pada motor bensin daan gas.
b. Menggunakan injector pada motor bensin dan diesel.
4.Penyalaan Bahan Bakar
Berdasarkan penyalaan bahan bakar,motor dikelompokkan menjadi:
a. Penyalaan pengapian pada motor bensin dan gas.
b. Penyalaan kompresi pada motor diesel.
5.Gerak Piston
Berdasarkan gerak piston,motor dikelompokkan ke dalam dua kelompok,yaitu:
a. Gerak piston bolak-balik(reciprocating).
b. Gerak piston putar(rotary).
6.Pengisian Campuran
Pengisian campuran ada dua jenis,yaitu:
a. Pengisian alami(Naturally Aspirated Engine).
b. Pengisian Tekan(Superchanged Engine).
7.Pendinginan
Ada dua jenis sistem pendinginan yang digunakan untuk mendinginkan motor,yaitu:
a. Sistem Pendinginan Udara.
b. Sistem Penddingin Air.
8.Sifat Penggunaan
Berdasarkan penggunaan,motor dapat dikelompokkan menjadi dua,yaitu:
a. Stasioner-sebagai penggerak Gen-Set.
b. Mobile-pada kendaraan.
F.CARA KERJA MOTOR
Di depan kita telah mempelajari fungsi motor,komponen-komponen utama motor dan jenis-jenisnya.Namun bagaimanakah motor tersebut bekerja?
Adapun cara kerja motor sebagai berikut:
1.Berdasarkan Siklus
Berdasarkan siklus kerjanya,motor dibagi kedalam tiga kelompok,yaitu:motor 2 langkah,4 langkah dan rotary wankel.
a. Cara Kerja Motor 2 Langkah
Motor siklus dua langkah ada yang menggunakan bahan bakar solar.Motor bensin dua langkah umumnya digunakan pada motor-motor kecil,misalnya pada sepeda motor.pada motor yang berkapasitas besar,umumnya menggunakan bahan bakar solar(diesel engine).Hala ini berhubungan dengan tingkat efisiensi penggunaan bahan bakar,selalu terdapat gas baru dalam kandungan gas bekas(ikut tergabung bersama gas bekas)pada motor 2 langkah.
Adapun cara kerja motor 2 langkah sebagai berikut:
Dimulai dengan langkah usaha(pada dasarnya proses kerja dapat dimulai dari setiap kondisi kerja).Setelah terjadi pembakaran,pemuaian gas mendorong piston turun.Lebih kurang 80° sebelum titik mati bawah(TMB) saluran buang terbuka.Dengan terbukanya saluran buang,maka gas bekas akan keluar menuju saluran buang(gas bekas mulai terbuang).Lebih kurang 60° sebelum TMB,saluran masuk terbuka.Pada saluran masuk telah siap(stand-by) udara baru bertekanan,tekanan diperoleh dari hasil kerja pompa bilas(blower).Udara baru ini akan mendorong gas bekas dan sekaligus membersihkan ruang bakar.Pengisian gas baru berlangsung sampai piston mencapai titik 60° sesudah titik mati bawah dan pembersihan gas buang berlangsung sampai piston mencapai 80° sesudah titik mati bawah.Langkah kompresi dimulai setelah piston melampaui titik 80° sesudah titik mati bawah.Pada saat piston mencapai titik 17° sebelum TMA,bahan bakar disemprotkan sehingga terjadi proses pembakaran,dan berikutnya siklus kembali berulang selama motor hidup.
b. Cara Kerja Motor 4 Langkah
Motor 4 langkah dan motor 2 langkah pada perinsipnya mempunyai siklus yang sama,yaitu pemasukan gas baru,peampatan,usaha,dan pembuangan gas bekas.Dimulai dengan langkah isap,pada saat piston turun(siklus pertama),katup masuk terbuka dan katup buang tertutup,tekanan rendah yang terjadi diruang silinder”menghisap”udara pada motor diesel dan campuran udara dan bahan bakar pada motor bensin masuk kedalam silinder.pengisian ini berlangsung dalam satu langkah penuh hingga piston mencapai titik mati bawah.Pada saat piston bergerak keatas(siklus kedua)kedua katup(isap dan buang)tertutup,gas baru mulai dimampatkan/dikompres.Beberapa derajat sebelum piston mencapai titik mati atas,bahan bakar disemprotkan(pada motor diesel dan busi meletikkan bunga api pada motor bensin)sehingga terjadi pembakaran.Hasil pembakaran ini mendorong piston turun dengan daya dorong yang tinggi(siklus ketiga) hingga piston mencapai titik mati bawah.Gerakan piston berikutnya adalah pembuangan gas bekas,piston bergerak dari titik mati bawah ke titik mati atas,katup iasap tertutup dan katup buang terbuka akibat tekanan piston,gas bekas didorong menuju saluran buang(siklus keempat).Demikian seterusnya,siklus kembali berlangsung selama motor hidup.
c. Cara Kerja Motor Rotary Wankel
Motor piston sering juga disebut motor bolak-balik(reciprocating engine)sebab piston bergerak ke atas dan ke bawah atau ke kiri dan kekanan didalam silindernya.Itulah yang dimaksud dengan gerakan bolak-balik.Untuk dapat meggerakkan(kendaraan atau gen-set) diperlukan kelengkapan untuk mengubah gerak bolak-balik ini menjadi putar,yaitu dengan menggunakan poros engkol.Motor rotary tidak mempunyai piston,sebagai pengganti piston digunakan rotor,yang berrputar didalam rumahnya akibat daya dorong hasil pembakaran.Pembakaran berlangsung diruang bakar,yang terbentuk antara rotor dan rumah rotor.Gerak putar rotor diteruskan ke poros”eksentrik”yang berfungsi sebagai poros engkol.Gerakan eksentrik hampir sama dengan gerakan poros engkol pada motor piston.Dalam kerjanya,motor rotari mempunyai siklus yang sama dengan motor piston,yaitu melakukan pemasukkan gas baru,pemampatan dan pembakaran,langkah usaha dan pembuangan gas bekas.Namun dalam pengoprasiannya sangat jauh berbeda.
Motor rotary mempunyai tiga ruang kerja yang berbentuk antar rotor dengan rumah rotor,dan setiap ruang kerja berkerja secara berkesinambungan.
Perlu diingat,ketiga sisi rotor bekerja secara bersamaan,yaitu bila salah satu sisi sedang dalam gerak pengisian,maka sisi kedua sedang melakukan langkah kompresi dan sisi ketiga sedang melakukan langkah usaha.Demikian seterusnya rotor berputar selama motor masih hidup.Dilihat dari getaran yang dihasilkan,rotor menghasilkan 3 langkah usaha dalam 1x putaran rotor.ini setara dengan motor 4 langkah 6 silinder yang memiliki selisih pengapian 120°.Perputaran poros motor lebih tinggi 1 ½ kali dari perputaran rotor,ini disebabkan perbandingan roda gigi dalam dengan roda gigi poros 3 berbanding 2.Dari sisi daya,motor rotary setara dengan motor 4 langkah 4 silinder,yaitu menghasilkan 4 kali pembakaran dalam 2 kali putaran poros engkol.
2.Berdasarkan Bahan Bakar
Secara umum cara kerja motor bensin dan motor diesel adalah sama.Perbedaan yang paling mendasar adalah dalam pensuplaian bahan bakar.Pada motor bensin,bahan bakar dimasukkan kedalam silinder bersamaan dengan udara bersih.Pencampuran bahan bakar dan udara dilakukan oleh karburator sehingga berbentuk gas.Gas bahan bakar dikompres dan pada kondisi tertentu,bunga api listrik dipercikkan sehingga membakar gas bahan bakar tersebut.Pada motor diesel,yang masuk keruang silinder hanya udara bersih.Udara dimampatkan hingga mencapai temperature yang dapat membakar bahan bakar(solar).Seelah temperature penyalaan dicapai,bahan bakar disemprotkan dengan tekanan tinggi.Beberapa saat setelah bahan bakar disemprorkan,bahan bakar terbakar dan menghasilkan daya pada engine.
G.UNJUK KERJA MOTOR(DATA UTAMA MOTOR)
Model
2G23
Jenis
Bensin,4 langkah
Jumlah dan susunan silinder
2 sejajar vertikal
Bentuk ruang bakar
Setengah lingkaran
Susunan katup
OHC penggerak rantai
Diameter x Langkah
70 x 71 mm
Volume total
546 cc
Perbandingan kompresi
9,0
Tekanan kompresi
11.5 Kg/Cm,(400 rpm)
Maximum out-put
29 PS, / 5.500 rpm
Maximum torque
220 gr / PS-h(300) rpm
Konsumsi bahan bakar pada beban penuh
72 kg
Berat
4,2 Kgm/3000 rpm
Ukuran (L x H x W)
408 x 531 x 439
Celah katup waktu panas
Metode
0,15 mm
Katup buang
0,25 mm
Putaran idle
900 rpm
Sistem starter
Motor starter
Ventilasi carter
Jenis shield
Sistem pelumasan
Metode
Tekan
Jenis pompa
Roda Gigi Trochord
Jenis filter
Kertas,full flow
Kapasitas
2,9 liter
Sistem pendingin
Metode
Pendingin air
Kapasitas
1,4 liter
Pompa air
Sentrifugal
Thermostat
Jenis Wax
Tabel 1.2:Data Utama Motor
Untuk mengetahui unjuk kerja motor,dapat dilihat dari data utama motor yang dibuat oleh produsen motor.Data utama motor umumnya berisikan impormasi nyata kemampuan suatu motor setelah mengalami beberapa tahapan pengujian dan percobaan.
Kapasitas/volume motor yang tertera pada seri engine bias jadi tidak sama dengan kapasitas yang sebenarnya,misalnya suatu engine seri 2000 cc,kapasitas motor yang sebenarnya dapat lebih besar atau lebih kecil 1-2%.Data tentang rotasi maximum memberikan Impormasi pada kondisi apa/putaran berapa motor sangat ekonomis,hal ini berkaitan dengan proses pembakaran.Pada kondisi ini campuran udara dan bahan bakar serta efisiensi volumetriknya mendekati sempurna.Dari data utama motor,kita juga dapat mengetahui kemampuan engine secara umum berdasarkan perbandingan antara berat motor dengan daya maximum yang dihasilkan motor(Weight-Power Ratio).Semakin kecil nilai perbandingan ini semakin baik kemampuan engine.
Untuk dapat mengetahui kondisi motor secara menyeluruh dapat diketahui dengan ketentuan komponen-komponen berikut:
1.Volume
Untuk menghitung volume yang sebenarnya suatu motor dapat digunakan rumus berikut:
Dimana: V=Volume motor
D=Diameter silinder
L=Panjang langkah torak
N=Jumlah silinder
Contoh: Berapakah volume motor bila diketahui diameter silinder 10 cm,panjang langkah 10,5 cm serta jumlah silinder 4.
2.Perbandingan Kompresi
Perbandingan kompresi berkaitan secara langsung dengan daya yang dihasilkan motor.Semakin tinggi perbandingan kompresi,semakin tinggi tekanan kompresi.
Perbandingan kompresi adalah perbandingan antara volume sebelum dikompresi dengan volume setelah dikompresi.Pernyataan ini dapat disederhanakan menjadi:
Perbandingan kompresi motor bensin jauh lebih rendah dibanding perbandingan kompresi motor diesel.Perbandingan kompresi motor bensin umumnya berkisar 7:1 sampai 9:1,sementara pada motor diesel antara 16-20:1.Tekanan kompresi pada motor bensin berkisar 8-12 kgf/cm² dan 18-32 kgf/cm² pada motor diesel.
Motor diesel membutuhkan tekanan tinggi.Semakin tinggi tekanan kompresi semakin tinggi temperature udara,sehingga mampu membakar bahan bakar yang diinjeksikan.
3.Momen Puntir
Momen punter adalah gaya putar yang diterima oleh suatu benda.Jika suatu gaya diberikan pada suatu benda tetapi tidak pada titik pusat,maka benda tersebut akan cendrung berputar(terpuntir).Besarnya gaya putar yang diberikan pada suatu benda adalah perkalian gaya dengan jarak gaya dari titik sumbu/tumpu.
SEKILAS TENTANG PELAJARAN AUTOMOTIVE
LOK ADA SALAH TIANG MOHON MAAF,SOALNYA NANIN TE BERAJAH PIAK BLOK
komentarnya side tiang tunggu
salam kanak tampeng
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar